MARIGNANE, PRANCIS – Didorong oleh lonjakan bersejarah dalam belanja pertahanan Eropa dan peluncuran global yang sukses dari platform generasi berikutnya, Airbus Helicopters melaporkan tahun gemilang untuk 2025. Hingga hari ini, 26 Januari 2026, pabrikan itu secara resmi mencatat 544 pesanan bruto (536 neto), yang mewakili sekitar peningkatan 20% dalam pemesanan unit dibandingkan tahun sebelumnya.
Perusahaan juga mampu mengatasi hambatan berkelanjutan pada rantai pasokan global untuk meningkatkan tempo pengiriman, menyerahkan 392 helikopter pada 2025, naik 8,5% dibandingkan 361 unit yang dikirim pada 2024. Hasil ini menegaskan pergeseran mendalam di pasar rotorcraft, karena negara-negara berdaulat memprioritaskan modernisasi armada dalam iklim geopolitik yang semakin tidak stabil.

{{AD}}
Dominasi Militer dan Kesepakatan "Abad Spanyol"
Sementara Airbus mempertahankan kepemimpinannya di pasar sipil dengan pangsa pasar 51%, cerita utama 2025 adalah perluasan portofolio militernya, yang tumbuh menjadi pangsa pasar global 28%.
Kinerja tersebut ditopang oleh komitmen kedaulatan yang bersejarah dari Spanyol, yang memesan 100 helikopter pada Desember 2025. Pengadaan multi-peran ini mencakup:
50 H145Ms untuk pengangkutan taktis dan dukungan.
31 NH90s yang akan didistribusikan ke ketiga matra Angkatan Bersenjata Spanyol.
Pesanan definitif pertama untuk H175M, varian militer dari helikopter kembar super-medium tersebut.
Jerman juga memperkuat program "Leichter Kampfhubschrauber" (LKH) dengan 20 H145Ms tambahan, sementara Maroko dan Irak memperkokoh segmen pengangkut berat dengan kontrak baru dan pengiriman pertama H225M.

{{AD}}
Tonggak Teknologi
Tahun 2025 menjadi tahun penting bagi inovasi, ditandai dengan pengenalan H140, helikopter ringan bermesin kembar generasi berikutnya. Debut di VERTICON 2025, H140 menampilkan konfigurasi ekor-T yang khas dan telah mengamankan 61 pesanan tegas dari pelanggan peluncur, termasuk DRF Luftrettung dan ADAC.
Di segmen medium-kembar, H160 mencatat beberapa "pertama":
Sektor Energi AS: H160 resmi memulai operasi lepas pantai di Amerika Serikat bersama PHI Aviation, membuktikan efisiensinya di Teluk Meksiko.
Penegakan Hukum: H160 pertama dalam konfigurasi penegakan hukum diserahkan kepada Gendarmerie Nationale Prancis.
Evolusi Militer: Versi militer H160M "Guépard" menyelesaikan penerbangan perdananya pada Juli 2025, menjaga program Joint Light Helicopter (HIL) Prancis sesuai jadwal.
“Kinerja luar biasa Airbus Helicopters pada 2025, ditandai oleh peningkatan penerimaan pesanan mendekati 20% dalam jumlah unit, menunjukkan bahwa portofolio sipil dan militer modern kami memberikan kemampuan misi yang tepat yang diperlukan dalam lingkungan kompleks saat ini,” kata Bruno Even, CEO Airbus Helicopters.
{{REC}}
Ekspansi Industri dan Transisi Kepemimpinan
Untuk mendukung permintaan yang belum pernah terjadi sebelumnya itu, Airbus secara agresif memperluas basis industrinya secara global. Dalam beberapa pekan mendatang, perusahaan akan meresmikan jalur Perakitan Akhir (FAL) H125 keempat di Vemagal, India. Fasilitas ini merupakan pilar inisiatif "Make in India" dan akan berfungsi sebagai pusat ketahanan rantai pasokan regional.

Rilis hasil ini juga menandai momen menyentuh bagi kepemimpinan perusahaan. Setelah tujuh tahun memimpin, Bruno Even akan mengundurkan diri pada April 2026. Ia akan digantikan oleh Matthieu Louvot, yang saat ini menjabat Executive Vice President of Programs, memastikan kesinambungan saat perusahaan meningkatkan produksi untuk memenuhi backlog rekor mereka.
Berkaitan dengan kebangkitan keluarga pengangkut berat, Even menambahkan:
“Ini benar-benar kinerja yang kuat [dari Super Puma], yang menegaskan bahwa helikopter ini terposisi sangat baik dan memenuhi permintaan pelanggan kami.”
Comments (0)
Add Your Comment
SHARE
TAGS
BERITA Airbus Helicopters Hasil Penerbangan Militer Penerbangan PertahananRECENTLY PUBLISHED
Kecelakaan Keamanan Jill Biden Saat Agen Menembak Diri Sendiri di Landasan Philly
Protokol keamanan Philadelphia International Airport (PHL) diuji pagi ini setelah terjadi penembakan tidak sengaja yang melibatkan seorang anggota detail perlindungan Ibu Negara.
Berita
READ MORE »
Pencarian Meningkat untuk Anggota Kru American Airlines yang Hilang di Medellín
Otoritas di Kolombia berlomba melawan waktu untuk menemukan Eric Fernando Gutiérrez Molina, seorang pramugara American Airlines berusia 32 tahun yang menghilang saat singgah rutin di Medellín.
Berita
READ MORE »
Penantian 53 Tahun Berakhir untuk Perjalanan Udara Supersonik
Washington secara resmi membungkam gema tahun 1973 saat Amerika Serikat memasuki era baru penerbangan berkecepatan tinggi.
Berita
READ MORE »