CINCINNATI – Para penyelidik keselamatan penerbangan sedang menganalisis sisa-sisa dari darurat dramatis di udara setelah sebuah pesawat kargo Amazon Prime Air dipaksa melakukan pendaratan kembali yang menegangkan di Cincinnati/ Northern Kentucky International Airport (CVG) pada hari Rabu, 28th of January, 2026. Insiden ini, yang melibatkan sebuah widebody Airbus A330-300, menegaskan ancaman gigitan burung yang terus ada di pusat kargo berkapasitas tinggi.
Penerbangan, yang beroperasi sebagai AS-2616 dan menggunakan mitra pengangkut udara, menuju Houston George Bush Intercontinental Airport (IAH). Yang semula dijadwalkan sebagai penerbangan rutin tiga jam berubah menjadi perlombaan melawan waktu selama delapan menit yang mengancam jiwa bagi kru yang berjumlah dua orang.

{{AD}}
Delapan Menit Krisis
Menurut telemetri penerbangan dari FlightAware, pesawat (registered as N5827K) lepas landas dari CVG pada 3:05 p.m. local time. Pendakian berlangsung normal hingga pesawat mencapai sekitar 3,000 feet, saat kru melaporkan pemasukan burung dalam jumlah besar ke No. 1 (left) engine.
Beberapa saat setelah benturan awal, situasi meningkat dari kehilangan tenaga menjadi peristiwa kebakaran dan asap yang kritis. Rekaman pengendali lalu lintas udara (ATC) menangkap respons profesional dari kokpit yang tenang namun mendesak:
“Left engine, we took a bird intake, we just want to come back and land,” seorang pilot mengatakan kepada ATC.
Namun, beberapa detik kemudian, laporan menjadi lebih mengkhawatirkan:
“Alaska 2616 heavy, kami ada asap di kokpit.”
Pengendali segera membersihkan ruang udara, membimbing jet berat itu melalui belokan tajam ke kiri untuk selaras dengan landasan. Pesawat mendarat dengan aman pada 3:13 p.m., di mana ia disambut oleh pengerahan besar unit Crash Fire Rescue (CFR).
{{REC}}
Tanggapan Darurat dan Keselamatan Kru
Setelah mendarat, pilot memilih untuk menghentikan pesawat di landasan ketimbang melakukan taxi, karena khawatir akan integritas struktural mesin yang rusak. Karena khawatir penyebaran api atau asap beracun, kru meminta evakuasi segera melalui tangga untuk menghindari risiko evakuasi dengan perosotan bagi hanya dua orang.
“Bisakah kami dapatkan tangga ke pintu kami, baik pintu satu kiri atau pintu satu kanan? Kebakaran ada di sisi kiri… jadi sisi kanan akan lebih baik,” pilot meminta kepada Komando CFR.
Tim CFR mengonfirmasi bahwa meskipun api aktif terlihat selama pendekatan, sistem pemadam kebakaran onboard dan pemadaman mesin berhasil menahan kobaran api saat pesawat berhenti. Pesawat kemudian ditarik ke Global Air Hub Amazon yang besar di CVG untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Pernyataan Resmi dan Penyelidikan
Seorang juru bicara FAA mengonfirmasi pada hari Kamis bahwa tidak ada laporan cedera di antara kru atau personel darat. Dalam pernyataan resmi yang dirilis kemarin, seorang Amazon representative menanggapi dampak pada operasi:
“Syukurlah, tidak ada yang terluka dan kru dalam keadaan selamat. Pesawat kembali ke bandara sebagai tindakan pencegahan, dan dampaknya terhadap pelanggan kami diperkirakan minimal.”
National Transportation Safety Board (NTSB) telah membuka berkas awal terkait insiden ini. Para penyidik akan memfokuskan pada batas sertifikasi mesin terhadap pemasukan burung dan mengapa asap dapat menembus kokpit begitu cepat, faktor yang sering menunjukkan kebocoran pada inti mesin atau kegagalan segel sistem pengendalian lingkungan (ECS).
{{AD}}
Status Operasional Saat Ini
Pesawat, N5827K, tetap berada di hub Cincinnati hingga pagi ini, January 30, 2026. Tim pemeliharaan diperkirakan akan melakukan penggantian mesin penuh. Insiden ini menandai kebakaran mesin besar pertama bagi armada A330-300P2F Amazon yang relatif baru, yang telah menjadi tonggak dalam ekspansi domestik jarak jauh mereka.
Comments (0)
Add Your Comment
SHARE
TAGS
CERITA Amazon Prime Air A330 Benturan Burung Insiden Keselamatan Penerbangan Cincinnati USARECENTLY PUBLISHED
Kecelakaan Keamanan Jill Biden Saat Agen Menembak Diri Sendiri di Landasan Philly
Protokol keamanan Philadelphia International Airport (PHL) diuji pagi ini setelah terjadi penembakan tidak sengaja yang melibatkan seorang anggota detail perlindungan Ibu Negara.
Berita
READ MORE »
Pencarian Meningkat untuk Anggota Kru American Airlines yang Hilang di Medellín
Otoritas di Kolombia berlomba melawan waktu untuk menemukan Eric Fernando Gutiérrez Molina, seorang pramugara American Airlines berusia 32 tahun yang menghilang saat singgah rutin di Medellín.
Berita
READ MORE »
Penantian 53 Tahun Berakhir untuk Perjalanan Udara Supersonik
Washington secara resmi membungkam gema tahun 1973 saat Amerika Serikat memasuki era baru penerbangan berkecepatan tinggi.
Berita
READ MORE »