Emirates A380 Kembali Darurat ke London Heathrow Setelah Kegagalan Roda Pendarat pada Malam Tahun Baru

Emirates A380 Kembali Darurat ke London Heathrow Setelah Kegagalan Roda Pendarat pada Malam Tahun Baru

BY KALUM SHASHI ISHARA Published on January 01, 2026 1 COMMENTS

LONDON, UK – Sebuah Emirates Airbus A380-800 berkapasitas tinggi terpaksa kembali ke London Heathrow Airport (LHR) secara pencegahan pada sore hari 31 Desember 2025, setelah mengalami gangguan teknis pada sistem roda pendarat tak lama setelah lepas landas.

 

Pesawat yang terbang dengan nomor penerbangan EK2 menuju Dubai International (DXB) membawa sekitar 500 penumpang ketika kru melaporkan masalah pada pintu roda pendarat.

 

Insiden yang terjadi selama salah satu periode perjalanan tersibuk tahun ini ditangani sesuai protokol darurat standar, sehingga penerbangan berakhir dengan aman.

 

Foto: AeroXplorer | rafi g

 

Keberangkatan dan Peringatan Teknis

 

Penerbangan EK2 lepas landas dari landasan pacu 27L di Heathrow sekitar pukul 14:32 UTC.

 

Menurut data pelacakan penerbangan awal dan laporan dari The Aviation Hub, kru penerbangan berhasil menarik roda pendarat setelah lepas landas.

 

Namun, sensor menunjukkan bahwa satu atau lebih pintu roda pendarat gagal menutup dan mengunci dengan benar.

 

Kegagalan semacam ini menimbulkan hambatan aerodinamis yang signifikan dan mencegah pesawat melanjutkan penerbangan transkontinental tujuh jamnya dengan aman.

 

Sesuai manual keselamatan Emirates, pilot segera menghentikan pendakian dan memberi tahu Air Traffic Control (ATC) tentang gangguan teknis tersebut.

 

{{AD}}

 

Pola Tunggu dan Pengelolaan Berat

 

Karena baru saja berangkat untuk penerbangan jarak jauh, pesawat membawa bahan bakar dalam jumlah besar dan beratnya secara signifikan melebihi Berat Maksimum Pendaratan (MLW).

 

Mendaratkan A380 saat berada di atas berat maksimum dapat menyebabkan tekanan struktural yang parah pada rangka pesawat dan komponen roda pendarat.

 

Untuk mengurangi hal ini, pilot memasuki pola tunggu di tenggara London—khususnya di atas Kent dan daerah Orpington pada ketinggian 10,000 feet.

 

Superjumbo itu berputar sekitar 90 minutes untuk membakar bahan bakar berlebih, proses yang membuat EK2 menjadi penerbangan yang paling banyak dilacak di dunia di Flightradar24 pada saat itu.

 

Foto: flightradar24

 

{{AD}}

 

Kembali dengan Aman dan Dampak pada Penumpang

 

Setelah mencapai berat pendaratan yang aman, pesawat diizinkan untuk melakukan pendekatan ke Runway 27R.

 

Layanan darurat ditempatkan di sepanjang landasan sebagai tindakan pencegahan standar, tetapi A380 mendarat dengan mulus pada 16:28 UTC, hampir dua jam setelah keberangkatan awalnya.

 

"Penerbangan Emirates EK002 kembali ke LHR tak lama setelah lepas landas karena gangguan teknis," kata juru bicara Emirates. "Pesawat mendarat dengan aman, dan penumpang turun tanpa insiden. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini; keselamatan penumpang dan awak kami adalah prioritas utama kami."

 

Pesawat yang terlibat, dengan registrasi A6-EUF, adalah Airbus A380 berusia sembilan tahun yang ditenagai oleh mesin Engine Alliance GP7000.

 

Setelah insiden, pesawat dikeluarkan dari layanan untuk pemeriksaan menyeluruh oleh tim teknik. Penumpang yang terkena dampak dipindahkan ke penerbangan berikutnya dan diberikan akomodasi hotel jika diperlukan.

 

{{REC}}

 

Ringkasan Insiden Penerbangan

 

No. PenerbanganRuteRegistrasi PesawatJenis InsidenDurasi di UdaraStatus
EK2 / UAE2LHR – DXBA6-EUFKegagalan pintu roda pendarat1h 56mMendarat dengan Aman

 

Analisis Keselamatan Penerbangan

 

Insiden ini menyoroti kompleksitas roda pendarat A380, yang memiliki 22 wheels dan urutan pintu hidraulik yang rumit.

 

Meskipun malfungsi pintu roda tergolong jarang, mereka dikategorikan sebagai "non-critical" emergencies, artinya pesawat tetap dapat dikendalikan sepenuhnya tetapi harus kembali ke pangkalan untuk perawatan.

 

Keberhasilan pola tunggu untuk membakar bahan bakar dan pendaratan tersebut menegaskan tingginya tingkat pelatihan yang dimiliki oleh kru penerbangan Emirates.

 AeroXplorer is on Telegram! Subscribe to the AeroXplorer Telegram Channel to receive aviation news updates as soon as they are released. View Channel 
Kalum Shashi Ishara
I am an Aircraft Engineering graduate and an alumnus of Kingston University. It was a passion that I have had since childhood driven me to realise this goal of working in the Aviation and Aerospace industry. I have been working in the industry for more than 13 years now, and I can easily identify most commercial aircraft by spotting them from a distance. My work experience involved both technical and managerial elements of Aircraft component manufacturing, Quality assurance and continuous improvement management.

Comments (1)

[hidden]
154d ago • Reply

Add Your Comment

SHARE

TAGS

BERITA Emirates A380 Insiden LHR Heathrow London Keselamatan Penerbangan

RECENTLY PUBLISHED

Kecelakaan Keamanan Jill Biden Saat Agen Menembak Diri Sendiri di Landasan Philly Protokol keamanan Philadelphia International Airport (PHL) diuji pagi ini setelah terjadi penembakan tidak sengaja yang melibatkan seorang anggota detail perlindungan Ibu Negara. Berita READ MORE »
Pencarian Meningkat untuk Anggota Kru American Airlines yang Hilang di Medellín Otoritas di Kolombia berlomba melawan waktu untuk menemukan Eric Fernando Gutiérrez Molina, seorang pramugara American Airlines berusia 32 tahun yang menghilang saat singgah rutin di Medellín. Berita READ MORE »
Penantian 53 Tahun Berakhir untuk Perjalanan Udara Supersonik Washington secara resmi membungkam gema tahun 1973 saat Amerika Serikat memasuki era baru penerbangan berkecepatan tinggi. Berita READ MORE »


SHOP

$2999
NEW!AeroXplorer Aviation Sweater Use code AVGEEK for 10% off! BUY NOW