Pada 3 Januari 2026, sebuah Boeing 757 mendarat di Stewart Air National Guard Base di Newburgh, New York. Bagi ribuan orang yang melacak jalurnya di FlightRadar24, ini bukan sekadar penerbangan federal. Melainkan, itu adalah tahap akhir dari perjalanan luar biasa bagi pemimpin Venezuela yang ditangkap, Nicolas Maduro.
Pendekatan ke SWF
Pesawat, sebuah Boeing 757-200, terbang dari Guantanamo Bay, Kuba, ke wilayah upstate New York, tanpa melalui pusat-pusat komersial Manhattan.
{{REC}}
Selama penerbangan selama tiga setengah jam dari Kuba, N874TW menjadi pesawat yang paling banyak dilacak di dunia. Jutaan orang mengikuti jejak digitalnya di FlightRadar24 dan ADS-B Exchange. Keterbukaan ini mengubah pemindahan federal berkeamanan tinggi menjadi peristiwa global, dengan N874TW menjadi pusat mekanis narasi tersebut.
Momen paling penting dalam sejarah operasional pesawat itu terjadi saat pintu kabin dibuka. Nicolas Maduro, yang ditemani istrinya Cilia Flores, digiring turun tangga dalam pengawalan. Gambar seorang mantan kepala negara yang turun dari jet badan sempit milik DOJ menandai pergeseran pasti dalam lanskap geopolitik, menandakan berakhirnya masa kekuasaannya di Caracas dan dimulainya proses hukumnya di Southern District of New York.
Sejarah N874TW
N874TW (MSN 24524) memiliki sejarah panjang dan penuh peristiwa. Dibangun pada 1989, pesawat ini menghabiskan puluhan tahun sebagai bagian dari armada American Airlines (sebelumnya terdaftar sebagai N616AA).
{{AD}}

Kemudian disimpan di Roswell Air Center dari 22 April 2012 hingga 17 Juli 2012, ketika pesawat itu diakuisisi oleh L3 Communications.
Pada 2014, pesawat ini dibeli oleh pemerintah AS untuk digunakan oleh Department of Justice. Tidak seperti jet diplomatik mewah yang biasanya dipakai oleh para pemimpin dunia, interior 757 ini dikonfigurasi untuk Justice Prisoner and Alien Transportation System (JPATS), menekankan keamanan daripada kemewahan.
{{AD}}
Saat dioperasikan oleh pemerintah AS, pesawat ini pertama kali dicat dengan livery serba putih. Pesawat ini diregistrasi ulang pada Februari 2019.

Kemudian pesawat ini dicat ulang menjadi livery yang dipakainya saat ini.

Pendaratan Maduro di SWF
Fotografer penerbangan yang berbasis di New Jersey, AJ, memotret momen pendaratan Boeing 757 di SWF dengan Maduro di dalamnya. Lebih banyak foto dapat ditemukan di profil Instagram-nya, @aj.spots.nj.
{{AD}}

Setelah mendarat, Maduro dipindahkan dari 757 ke helikopter yang menunggu untuk diangkut ke Manhattan, dan akhirnya diproses di Metropolitan Detention Center (MDC) di Brooklyn. N874TW, setelah misinya selesai, tetap berada di ramp Stewart untuk sementara sebelum kembali ke layanan federal.
Tidak lagi sekadar mantan pesawat komersial, pesawat ini kini terukir dalam sejarah sebagai sarana salah satu ekstradisi paling penting di abad ke-21.
Comments (0)
Add Your Comment
SHARE
TAGS
CERITA Maduro Venezuela Perjalanan InternasionalRECENTLY PUBLISHED
Kecelakaan Keamanan Jill Biden Saat Agen Menembak Diri Sendiri di Landasan Philly
Protokol keamanan Philadelphia International Airport (PHL) diuji pagi ini setelah terjadi penembakan tidak sengaja yang melibatkan seorang anggota detail perlindungan Ibu Negara.
Berita
READ MORE »
Pencarian Meningkat untuk Anggota Kru American Airlines yang Hilang di Medellín
Otoritas di Kolombia berlomba melawan waktu untuk menemukan Eric Fernando Gutiérrez Molina, seorang pramugara American Airlines berusia 32 tahun yang menghilang saat singgah rutin di Medellín.
Berita
READ MORE »
Penantian 53 Tahun Berakhir untuk Perjalanan Udara Supersonik
Washington secara resmi membungkam gema tahun 1973 saat Amerika Serikat memasuki era baru penerbangan berkecepatan tinggi.
Berita
READ MORE »