Antisipasi terhadap lompatan Alaska Airlines melintasi Atlantik secara resmi telah mencapai puncak kegembiraan. Sementara penerbangan perdana untuk maskapai besar selalu menarik banyak perhatian, rute Seattle (SEA) ke Rome (FCO) yang dijadwalkan pada 28 April 2026 sedang memecahkan rekor internal bahkan sebelum Boeing 787 Dreamliner pertama lepas landas.
Menurut heboh di media sosial baru-baru ini, sebanyak 1.080 penumpang standby telah mendaftar untuk penerbangan perdana. Daftar "rekor dunia" ini, yang sebagian besar terdiri dari karyawan dan penumpang yang menggunakan pass, menandakan titik balik budaya bagi maskapai kebanggaan Barat Laut Pasifik.
{{MAP label="Alaska's Seattle-Rome service will commence on April 28, 2026" zoom="2"}}[SEA,FCO]{{/MAP}}
Sebuah pesan di portal pemesanan non-revenue Alaska berbunyi sebagai berikut:
Jumlah penumpang non-revenue yang tercantum lebih banyak daripada kapasitas pesawat ini. Kami menyukai antusiasme ini, tetapi mohon batalkan daftar Anda jika Anda belum yakin dengan rencana Anda. Bersikaplah baik kepada rekan kerja Anda dan daftar hanya jika Anda benar-benar serius untuk bepergian pada penerbangan perdana ke Rome.

{{AD}}
Kisah Sukses "Nonstop" Harian
Awalnya direncanakan sebagai layanan musiman empat kali seminggu, Alaska Airlines baru-baru ini beralih menjadi layanan harian karena, menurut Chief Commercial Officer Andrew Harrison, "respon tamu yang kuat." Alaska akan menjadi satu-satunya maskapai yang mengoperasikan penerbangan antara kedua kota tersebut.
{{REC}}

Rincian penerbangan untuk layanan baru ini dioptimalkan bagi pelancong yang ingin memaksimalkan waktu mereka di Italia:
| Rute | Mulai | Akhir | Keberangkatan | Kedatangan |
| Seattle – Rome | 28 April 2026 | Oktober | 5:30 p.m. | 1:15 p.m. +1 |
| Rome – Seattle | 29 April 2026 | Oktober | 3:25 p.m. | 5:45 p.m. |
Dreamliner: Pengalaman Baru dari "Curb-to-Cabin"
{{AD}}
Untuk pertama kalinya, Alaska menghadirkan "pengalaman perjalanan global yang didesain ulang" pada armada 787-9 Dreamliner-nya. Maskapai ini bergerak menjauh dari akar narrowbody tradisionalnya untuk menawarkan pengalaman internasional "premium" yang sesungguhnya.
787-9 menampilkan 34 suite tertutup, memberikan tingkat privasi yang belum pernah terlihat pada penerbangan Alaska. Fitur utama meliputi:
- Konfigurasi 1-2-1: Setiap penumpang memiliki akses langsung ke lorong.
- Kursi yang bisa tidur sepenuhnya (lie-flat): Penting untuk perjalanan lebih dari 10 jam ke Eropa.
- Fasilitas Berbasis Teknologi: monitor HD 18”, pengisian nirkabel, dan headset peredam bising.
Alaska juga sangat mengandalkan akar daerahnya untuk membedakan layanannya dari maskapai mapan. Program "Chef’s Table" akan menampilkan kemitraan dengan merek-merek ikonik:
- Stumptown Coffee dan es krim Salt & Straw.
- Straightaway Cocktails untuk pengalaman bar terkurasi.
- Perlengkapan tempat tidur Filson dan amenity kit Salt & Stone untuk memastikan nuansa kelas atas Barat Laut Pasifik di seluruh kabin.
{{AD}}
Seattle sebagai Gerbang Global
Penerbangan ke Rome hanyalah puncak dari strategi "Global Gateway" Alaska. Menjelang 2030, maskapai ini berencana melayani setidaknya 12 tujuan antarbenua dari Seattle.
| Tujuan | Pesawat | Status Peluncuran |
| Rome (FCO) | 787-9 Dreamliner | Mulai 28 April 2026 |
| London (LHR) | 787-9 Dreamliner | Mulai Musim Semi 2026 |
| Tokyo (NRT) | 787-9 Dreamliner | Transisi pada 2026 |
| Reykjavik (KEF) | 737 MAX 8 | Mulai 28 Mei 2026 |
| Seoul (ICN) | 787-9 Dreamliner | Sedang Beroperasi |
Untuk mendukung hal ini, Alaska sedang menambah armada pesawat berbadan lebar, dengan Dreamliner kelima tiba pada akhir 2025 dan total 17 Dreamliner yang nantinya akan ditempatkan di hub Seattle.
{{AD}}
Mengapa Kehebohan Ini Penting
Lebih dari 1.000 penumpang standby yang terdaftar untuk penerbangan perdana ke Rome merupakan bukti bahwa "pengalaman Alaska" melangkah ke panggung dunia. Seperti yang dicatat Todd Traynor-Corey, Wakil Presiden Produk Tamu, tujuannya adalah membangun "pengalaman tamu paling luar biasa dari maskapai AS manapun yang terbang secara internasional."
Dengan Starlink WiFi super cepat yang akan hadir di pesawat ini pada musim gugur 2026 (gratis untuk anggota Atmos melalui T-Mobile), Alaska mengambil langkah berani menuju operasi transatlantik terkemuka. Bagi 1.080 orang yang menunggu untuk penerbangan pertama ke Italia itu, perjalanan baru saja dimulai.
Comments (1)
[hidden]
Add Your Comment
SHARE
TAGS
BERITA Perjalanan Non-Rev Tanpa Pendapatan Perjalanan Standby Standby Alaska Perdana Rome Seattle Boeing 787RECENTLY PUBLISHED
Kecelakaan Keamanan Jill Biden Saat Agen Menembak Diri Sendiri di Landasan Philly
Protokol keamanan Philadelphia International Airport (PHL) diuji pagi ini setelah terjadi penembakan tidak sengaja yang melibatkan seorang anggota detail perlindungan Ibu Negara.
Berita
READ MORE »
Pencarian Meningkat untuk Anggota Kru American Airlines yang Hilang di Medellín
Otoritas di Kolombia berlomba melawan waktu untuk menemukan Eric Fernando Gutiérrez Molina, seorang pramugara American Airlines berusia 32 tahun yang menghilang saat singgah rutin di Medellín.
Berita
READ MORE »
Penantian 53 Tahun Berakhir untuk Perjalanan Udara Supersonik
Washington secara resmi membungkam gema tahun 1973 saat Amerika Serikat memasuki era baru penerbangan berkecepatan tinggi.
Berita
READ MORE »