Operasi Equine Lifeline mencapai puncak keberhasilannya kemarin ketika pesawat Boeing 777 Freighters kedua dari dua tersebut mendarat di Bandara Liège, sehingga berhasil menyelesaikan evakuasi 147 kuda showjumping kelas dunia dari zona konflik yang semakin memanas di Teluk Persia.
Dengan nilai kolektif diperkirakan sebesar $300 million dalam bentuk bloodstock, para atlet elite ini, termasuk tunggangan berharga dari peraih medali Olimpiade Jerman Janne Friederike Meyer-Zimmermann, berhasil dievakuasi melalui koridor logistik bernilai tinggi yang memadukan jalur darat dan udara.
Misi ini, yang diperlukan akibat penutupan ruang udara Qatar pada 28 February setelah serangan udara di dekat Al Udeid Air Base, merupakan salah satu operasi pengangkutan hewan paling kompleks dalam sejarah penerbangan modern.
Dengan lalu lintas komersial dihentikan di Hamad International (DOH) di Doha, divisi "Equine Pro" dari Qatar Airways Cargo terpaksa melaksanakan rencana darurat yang berani: konvoi gurun sejauh 350-kilometer (217-mile) menuju Saudi Arabia diikuti oleh pengangkutan udara jarak jauh ke Eropa.

{{AD}}
Konvoi Gurun dan Pengalihan ke Riyadh
Sebelum kuda-kuda itu dapat terbang, mereka harus menempuh perjalanan darat yang melelahkan selama empat jam.
Sebuah armada "horse floats" ber-iklim terkontrol mengangkut hewan-hewan tersebut dari kompleks equestrian Al Shaqab di Doha ke King Khalid International Airport (RUH) di Riyadh.
Transfer darat ini menjadi satu-satunya jalur keluar yang layak karena ketegangan regional antar-kekuatan besar terus mengancam keselamatan jalur penerbangan non-militer di atas Teluk.
Setibanya di Riyadh, kuda-kuda itu disambut oleh kru darat khusus dari Qatar Airways Cargo.
Logistiknya luar biasa: 147 kuda, hampir 90 dokter hewan dan perawat kuda, serta lebih dari 30,000 kilograms perlengkapan sadel khusus dan peralatan medis.
“Dalam keadaan yang menantang, kami sangat berterima kasih atas upaya luar biasa yang dilakukan untuk mengatur penerbangan ini secepat mungkin. Tim Doha Tours, otoritas setempat dan Qatar Airways bekerja tanpa lelah untuk memastikan kuda-kuda dapat berangkat dengan cepat dan aman,” ujar juru bicara Longines Global Champions Tour (LGCT).
{{REC}}
Menciptakan Suaka di Ketinggian 35,000 kaki
Boeing 777F dipilih untuk misi ini bukan hanya karena kapasitas muatan 102-tonne, tetapi juga karena Environmental Control System (ECS)-nya yang canggih.
Untuk memastikan kuda-kuda tetap tenang dan sehat, ruang kargo dibagi menjadi zona iklim khusus yang dijaga ketat antara 53 Fahrenheit dan 59 Fahrenheit.
Kuda-kuda ditempatkan dalam "triple-stall" jet stalls, kontainer berpadded dan berventilasi yang dirancang untuk menjaga hewan tetap stabil saat lepas landas dan mendarat.
Setiap stall menampung tiga kuda, memungkinkan mereka berdiri dengan nyaman sambil mencegah cedera akibat gerakan tiba-tiba.
Selama penerbangan enam jam dari Riyadh ke Liège, para perawat khusus memberikan hidrasi dan jerami secara terus-menerus, sementara dokter hewan di udara memantau denyut jantung dan tingkat stres hewan melalui sensor portabel.

Foto: simpleflying
{{AD}}
Pernyataan Resmi dan Dampak Regional
Pembatalan etape Doha dari LGCT telah menimbulkan gelombang di dunia olahraga internasional, namun fokus tetap pada keberhasilan pemulihan.
“Dua penerbangan kuda dari Doha kini telah mendarat kembali di Eropa dan kami dengan gembira mengonfirmasi bahwa semua 147 kuda telah kembali dengan selamat,” konfirm seorang juru bicara LGCT.
Seorang perwakilan untuk Doha Equestrian Tour menambahkan:
“Qatar terus memantau situasi regional yang berkembang dengan cermat, dengan keselamatan dan stabilitas sebagai prioritas. Meskipun dampak utama dirasakan pada ruang udara dan perjalanan internasional, Doha Equestrian Tour tetap siap secara operasional untuk melanjutkan kompetisi segera setelah otoritas setempat dan institusi olahraga terkait mengizinkan.”

Operasi Equine Lifeline
Operasi-operasi berikut dikhususkan secara charter untuk memastikan keselamatan para atlet kuda yang terdampar.
| No. Penerbangan | Rute | Waktu Keberangkatan | Waktu Kedatangan | Durasi | Hari Operasi |
|---|---|---|---|---|---|
| QR 8941 | RUH (Riyadh) – LGG (Liège) | 02:15 AM | 08:30 AM | 6h 15m | 15 March (74 Horses) |
| QR 8943 | RUH (Riyadh) – LGG (Liège) | 03:45 AM | 10:00 AM | 6h 15m | 16 March (73 Horses) |
| QR 8945 | LGG (Liège) – DOH (Doha)* | 14:00 PM | 20:10 PM | 6h 10m | 17 March (Equip. Only) |
*Note: Return flight for equipment operated under a special diplomatic air corridor clearance.
{{AD}}
Saat kuda-kuda memulai masa karantina wajib di "Horse Inn" di Belgia, industri penerbangan merenungkan betapa serbagunanya Boeing 777F sebagai jalur hidup di masa krisis geopolitik.
Sementara itu, fokus dunia berkuda beralih ke musim Miami Beach 2026, meninggalkan kandang-kandang tenang di Al Shaqab menunggu gencatan senjata yang masih sulit diwujudkan.
Comments (1)
Betty Goss
this was a very interesting story!
Add Your Comment
SHARE
TAGS
BERITA Qatar Airways Cargo Boeing 777F Transportasi Kuda Logistik Penerbangan Evakuasi Kuda Liège Airport Krisis Timur Tengah PenerbanganRECENTLY PUBLISHED
Kecelakaan Keamanan Jill Biden Saat Agen Menembak Diri Sendiri di Landasan Philly
Protokol keamanan Philadelphia International Airport (PHL) diuji pagi ini setelah terjadi penembakan tidak sengaja yang melibatkan seorang anggota detail perlindungan Ibu Negara.
Berita
READ MORE »
Pencarian Meningkat untuk Anggota Kru American Airlines yang Hilang di Medellín
Otoritas di Kolombia berlomba melawan waktu untuk menemukan Eric Fernando Gutiérrez Molina, seorang pramugara American Airlines berusia 32 tahun yang menghilang saat singgah rutin di Medellín.
Berita
READ MORE »
Penantian 53 Tahun Berakhir untuk Perjalanan Udara Supersonik
Washington secara resmi membungkam gema tahun 1973 saat Amerika Serikat memasuki era baru penerbangan berkecepatan tinggi.
Berita
READ MORE »