EL PASO, TEXAS – Federal Aviation Administration (FAA) secara resmi mencabut penutupan darurat ruang udara di sekitar El Paso International Airport (ELP) pagi ini, mengakhiri penghentian operasi yang berdampak besar yang sempat mengklasifikasikan wilayah tersebut sebagai "Ruang Udara Pertahanan Nasional." Pembalikan yang tiba-tiba ini terjadi hanya beberapa jam setelah lembaga itu mengeluarkan pembatasan penerbangan selama 10 hari yang mengancam melumpuhkan salah satu pusat lintas batas tersibuk di Amerika Serikat.
Gangguan dimulai larut malam Selasa ketika FAA memposting pemberitahuan "Pembatasan Penerbangan Sementara" (TFR), yang secara efektif menutup radius 10-nautical-mile di sekitar bandara hingga ketinggian 18,000 feet. Pemberitahuan tersebut, yang awalnya dijadwalkan berlaku hingga February 20, 2026, memperingatkan bahwa pemerintah "dapat menggunakan kekuatan mematikan" terhadap pilot yang tidak mematuhi arahan tersebut.

{{AD}}
Netralisasi Cepat atas Pencerobohan
Menteri Perhubungan AS Sean Duffy mengunggah pernyataan di media sosial pada Rabu pagi untuk menjelaskan langkah luar biasa tersebut, dengan mengatakan penutupan itu disebabkan oleh pelanggaran oleh sistem udara tanpa awak dari seberang perbatasan selatan. Dalam sebuah pernyataan di X (sebelumnya Twitter), Duffy mengonfirmasi intervensi bersama oleh otoritas penerbangan dan militer.
"FAA dan DOW [Departemen Perang] bertindak cepat untuk menangani pencerobohan drone kartel. Ancaman telah dinetralisir, dan tidak ada bahaya bagi penerbangan komersial di wilayah tersebut. Pembatasan telah dicabut, dan penerbangan normal sedang dilanjutkan."
Sementara laporan resmi dari Departemen Perang minim rincian taktis, "netralisasi" tersebut menghasilkan pemulihan segera operasi penerbangan komersial, kargo, dan penerbangan umum. Meski penyelesaian cepat, insiden ini meninggalkan jejak kekacauan operasional, dengan maskapai besar termasuk Southwest, American, United, dan Delta bergegas memindahkan kembali pesawat dan menampung ribuan penumpang yang tertahan.
{{REC}}
Narasi yang Bertentangan dan Kecaman Lokal
Penghentian mendadak ini, penutupan ruang udara terkait keamanan paling signifikan di atas kota besar AS sejak serangan 9/11, memicu gelombang kritik terkait komunikasi federal. Pejabat lokal menyatakan frustrasi atas kurangnya pemberitahuan sebelumnya, dengan Wali Kota El Paso Renard Johnson menggambarkan situasi di lapangan sebagai "chaos."
"Anda tidak dapat membatasi ruang udara di atas sebuah kota besar tanpa berkoordinasi dengan pemerintah kota, bandara, rumah sakit, dan pimpinan komunitas," kata Wali Kota Johnson dalam konferensi pers. "Kegagalan untuk berkomunikasi itu tidak dapat diterima."
Sementara pemerintahan mempertahankan narasi drone kartel, beberapa tokoh kongres meragukan tingkat keparahan pencerobohan tersebut. Perwakilan AS Veronica Escobar, anggota Komite Urusan Angkatan Bersenjata Dewan Perwakilan, menyatakan narasi itu "tidak masuk akal," mengutip laporan bahwa penutupan mungkin berasal dari kegagalan koordinasi antara FAA dan Pentagon terkait uji drone militer atau operasi laser anti-drone di Biggs Army Airfield yang berdekatan.

Foto: Reuters/ Jose Luis Gonzalez
{{AD}}
Dampak pada Operasi Udara Regional
Penghentian selama sembilan jam itu menyebabkan guncangan signifikan di seluruh jaringan aviasi nasional. Menurut data dari FlightAware, sedikitnya 14 penerbangan dibatalkan dan puluhan lainnya tertunda di ELP saja, dengan dampak tambahan dilaporkan di Santa Teresa, New Mexico.
| Kategori Penerbangan | Status Dampak | Pembaruan Operasional |
|---|---|---|
| Penerbangan Komersial | Kembali Beroperasi | Maskapai (Southwest, American, Delta) saat ini sedang menuntaskan antrean penerbangan. |
| Operasi Kargo | Kembali Beroperasi | Rute logistik lintas batas penting telah dibuka kembali. |
| Evakuasi Medis | Dipulihkan | Penerbangan darurat yang sebelumnya dialihkan ke Las Cruces kembali normal. |
| Aviasi Umum | Kembali Beroperasi | TFR dicabut untuk semua pilot pribadi dalam radius 10nm. |
Hingga pertengahan pagi pada February 11, FAA menyatakan bahwa "Tidak ada ancaman bagi penerbangan komersial" dan telah mendorong semua penumpang untuk menghubungi maskapai masing-masing untuk pembaruan jadwal secara real-time. Lembaga itu diperkirakan akan menghadapi penyelidikan formal dari Komite Transportasi Dewan Perwakilan AS terkait sifat NOTAM 10-hari yang belum pernah terjadi sebelumnya dan pencabutan cepat yang dilakukan kemudian.
Comments (0)
Add Your Comment
SHARE
TAGS
BERITA El Paso EPL Texas FAA USA Keselamatan Penerbangan Transportasi UdaraRECENTLY PUBLISHED
Kecelakaan Keamanan Jill Biden Saat Agen Menembak Diri Sendiri di Landasan Philly
Protokol keamanan Philadelphia International Airport (PHL) diuji pagi ini setelah terjadi penembakan tidak sengaja yang melibatkan seorang anggota detail perlindungan Ibu Negara.
Berita
READ MORE »
Pencarian Meningkat untuk Anggota Kru American Airlines yang Hilang di Medellín
Otoritas di Kolombia berlomba melawan waktu untuk menemukan Eric Fernando Gutiérrez Molina, seorang pramugara American Airlines berusia 32 tahun yang menghilang saat singgah rutin di Medellín.
Berita
READ MORE »
Penantian 53 Tahun Berakhir untuk Perjalanan Udara Supersonik
Washington secara resmi membungkam gema tahun 1973 saat Amerika Serikat memasuki era baru penerbangan berkecepatan tinggi.
Berita
READ MORE »